| KH. Agus Salim bersama KH. Nurul Badruttamam |
Mekkah - Hari ini warga Nahdliyyin sedunia berkumpul di Makkah Al-Mukarramah untuk mengadakan acara Silaturrahim Nahdlatul Ulama Sedunia. Acara Silaturrahim Nahdlatul Ulama Sedunia dilaksanakan sebelum pelaksanaan ibadah haji, yang di mulai besok Jum'at berangkat ke padang Arafah untuk melanksanakan rangkaian ibadah haji.
KH. Lukman Hakim Saifuddin Selaku Menteri Agama dalam Shilaturrahim Nahdlatul Ulama Sedunia di Hotel Taisir Mekah (Kamis, 7 Dzulhijjah 1440 H./8 Agustus 2019) menyatakan, bahwa Semua pihak sudah paham bahwa potensi NU di semua Bidang sangat besar. Diamnya NU sudah merupakan potensi. Namun, potensi saja Tidak cukup.
Lukman Hakim Saifuddin mengatakan "Potensi besar NU Harus digerakkan secara optimal supaya mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia. Kekuatan untuk bergerak (harakah) Harus dioptimalkan supaya Ada dampak positif (atsar) di tengah kehidupan umat manusia". Islam moderat yang toleran, progresif dan inklusif menjadi karakteristik utama Nahdaltul Ulama yang harus dikembangkan di tengah masyarakat sehingga benih-benih radikal-intoleran bisa diminimalisir dengan baik. Menag Lukman, menambahkan.
Nahdlatul Ulama sudah saatnya menyisingkan lengan baju. Tidak hanya menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tapi juga terlibat aktif dalam memajukan Indonesia dari berbagai aspek kehidupan. Tampilnya KH. Ma'ruf Amin sebagai Wakil Presiden adalah langkah Awal NU dalam memajukan bangsa yang Harus dibuktikan dengan prestasi Demi prestasi di semua aspek kehidupan sehingga masyarakat percaya kepada NU.
