"Jika belum ketemu tentu sangatlah rindu, jangan bersedih hati terus sebut namanya sampai dia datang menghampiri"
Tampilkan postingan dengan label LD PBNU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LD PBNU. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Juni 2020

Silaturrahmi dan Halal Bihalal Kyai NU Bekasi di Era Normal Baru

KH. Agus Salim dalam acara Silaturrahmi dan Halal Bihalal NU Bekasi

Ulama sepuh NU Bekasi Jawa Barat dan Para Kyai berkumpul untuk mengadakan acara Silaturrahmi Halal Bihalal setelah PSBB selesai dan memasuki era Normal Baru, di Yayasan Pendidikan Islam Manbaul Hikmah Warrisalah pimpinan KH. Agus Salim, pada Sabtu, (6/6), di Jalan RE. Martadinata Gg. Al Hikmah No. B09 Kp. Tanah Baru, Des Karang Baru, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi Jawa Barat.


Silaturrahim ini dikemas dengan kegiatan Halal Bihalal ini diinisiasi oleh Pengurus Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah (JATMAN) Idaroh Syu'biyyah Kabupaten Bekasi, bekerjasama dengan Forum Silaturrahmi Jamaah Thoriqoh Syadziliyah Wal Qodiriyah Wan Naqsabadiyah (Formij-TSQN). Hadir pula dalam acara Halal Bihalan tersebut adalah para ulama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi, serta unsur NU lainnya.

Selasa, 11 Februari 2020

Belajar Islam Nusantara, Majelis Dakwah Negara (MDN) Malaysia Kunjungi PBNU

Sejken PBNU KH. Helmy Faishal Zaini, didampingi oleh KH. Agus Salim, Ketua Lembaga Dahwah PBNU menerima kunjungan dari Majelis Dakwah Negara (MDN) Malaysia
Majelis Dakwah Negara (MDN) Malaysia, berkunjung ke kantor PBNU disambut oleh Sekjen PBNU KH. Helmy Fashal Zaini di dampingi oleh Ketua Lembaga Dakwah PBBU KH. Agus Salim dan KH. Misbahul Munir, Direktur Aswaja Center LD-PBNU, Selasa (11/2/20).

Dalam kunjungannya kali ini Majelis Dakwah Negara (MDN) Malaysia menyampaikan rasa kagumnya terhadap Nahdlatul Ulama yang jumlahnya begitu banyak dan dapat mengorganisir secara baik. Bahkan, jumlahnya lebih dari separuh Negara Indonesia. Dan kebijakan NU pengaruhnya sangat besar bagi Negara Indonesia.

"Apa yang menyebabkan NU ko begitu mudah diterima di masyarakat," ujar Datuk Hafiz Muhammad Ramle, Ketua MDN.

Hafiz bin Mohamad Ramle, Pimpinan Rombongan Majelis Dakwah Negara (MDN) Malaysia menyampaikan terima kasih karena telah disambut dengan rasa penuh kekeluargaan. Selain itu Hafiz juga menyampaikan bahwa tujuan kunjungannya ke PBNU adalah untuk belajar dakwah, belajar Islam Nusantara kepada PBNU.

"Tujuan datang ke PBNU adalah untuk belajar cara-cara dakwah Nahdlatul Ulama untuk diterapkan di Malaysia". Ujarnya

Dalam pertemuan tersebut, Sekjen PBNU KH. Helmy Fashal Zaini mengatakan, Islam Nusantara bukan aliran baru, bukan madzhab baru, melainkan dakwah yang mengangkat kearifan lokal. Dakwah yang menjadikan budaya sebagai infrastruktur dalam beragama.

"Peci adalah budaya di nusantara, tapi kita pakai untuk ibadah, untuk sholat. Batik juga demikian, kita pakai untuk sarana ibadah. Di arab saudi timur tengah ya pakai gamis". Ujarnya bersemangat.

Semntara Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH. Agus Salim, menjelaskan kepada rombongan Majelis Dakwah Negara (MDN) Malaysia, bahwa Lembaga Dakwah PBNU Menjalankan kebijakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Mengkader dai, Menyalurkan dai ke pelosok negeri, daerah perbatasan, daerah terpencil, perkotaan dan luar negeri, baik Asia, Amerika, dan Eropa.

"Selain itu Lembaga Dakwah PBNU juga meyelenggarakan kegiatan event besar umat Islam, seperti Maulid Nabi, Isra' Mi'raj, Hari Raya, dan istighotsah". Abi Agus, menyampaikan.

Diakhir pertemuan Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, juga menyampaikan rencara akan digelarnya Muktamar Islam Nusantara yang akan di ikuti oleh ulama-ulama nusantara. (ASR)

Sabtu, 08 Februari 2020

KH. Agus Salim, Ketua Lembaga Dakwah PBNU Tolak Pemulangan 600 ISIS Eks WNI

KH. Agus Salim Ketua Lembaga Dakwah PBNU
Baru-baru ini Menteri Agama Fachrul Rozi menyebut Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) akan memulangkan 600 ISIS dari Timur Tengah yang telah menaggalkan kewaganegaraanya sebagai Warga Negara Indonesia.

“Badan Penanggulangan Terorisme dalam waktu dekat akan memulangkan 600 orang yang sekarang tersesat di ISIS di Timur Tengah,” kata Fachrul dalam sambutannya di acara deklarasi Organisasi Masyarakat Pejuang Bravo Lima di Ballroom Discovery Ancol Hotel, Taman Impian Jaya Ancol pada Sabtu, 1 Februari 2020.

Fachrul mengatakan, 600 orang yang tergabung dalam ISIS itu sebagian besar telah membakar paspor Indonesia agar merasa dekat dengan Tuhan. “Sekarang mereka terlantar di sana dan karena kepentingan kemanusiaan akan dikembalikan ke Indonesia,” ujarnya.

Selasa, 15 Oktober 2019

KH. AGUS SALIM: PERINGATAN HARI SANTRI 2019 WARGA NU SERENTAK BERSHALAWAT


KH. Agus Salim Ketua Lembaga Dakwah PBNU
Peringatan Hari Santri Nasional 2019 yang jatuh pada 22 Oktober pekan depan akan diperingati Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dengan menggelar serangkaian kegiatan. Di malam puncaknya akan dilakukan pembacaan 1 miliar sholawat nariyah untuk Keselamatan Bangsa secara serentak di seluruh Indonesia.

Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH. Agus Salim mengatakan, kegiatan ini nanti akan dipusatkan di Masjid Raya KH. Hasyim Asy'ari, Jakarta pada Senin malam 21 Oktober 2019 selepas Sholat Isya. PBNU akan mengkoordinir warga NU dan juga kalangan pesantren seluruh Indonesia untuk bersama-sama serentak membaca shalawat nariyah di masing-masing lokasi dan titik domisilinya.

"(Sholawat nariyah) Diikuti serentak warga NU dari Sabang sampai Merauke serta luar negeri," kata KH. Agus Salim kepada wartawan di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (15/10).

Menurut KH. Agus Salim, setidaknya ada dua tujuan dari digelarnya pembacaan sholawat nariyah ini di Hari Santri Nasional 2019. Pertama, mengharap berkah dan sekaligus memohon pertolongan kepada Allah agar bangsa Indonesia selamat dari ancaman apapun.

"Kita berharap tetap senantiasa hidup damai dan semoga menjadi apa yang disebut sebagai baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur," kata dia.

Kedua, dalam momentum pembacaan 1 miliar sholawat Nariyah ini, PBNU juga ingin mengenang dan sekaligus mendoakan para pahlawan yang gugur dan tulus membela kedaulatan Tanah Air. "Jasa mereka, utamanya para ulama, selain harus kita kenang, yang tidak kalah penting adalah harus kita teladani," katanya.

Ketua Panitia Pelaksana Malam Puncak Hari Santri Nasional 2019 KH. Misbahul Munir mengatakan acara peringatan Hari Santri di Masjid Raya KH. Haayim Asy'ari akan diikuti oleh Ulama di Jajaran PBNU. Rencananya juga akan dihadiri oleh Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin.

"Iya, Kiai Ma'ruf akan hadir memberikan pidato kebangsaan, Gubernur DKI Jakarta Pak Anis Baswedan juga hadir, serta alim ulama dan Habaib," kata Kyai Misbah. (ASR)