"Jika belum ketemu tentu sangatlah rindu, jangan bersedih hati terus sebut namanya sampai dia datang menghampiri"
Tampilkan postingan dengan label anak jalanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak jalanan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Oktober 2011

PKSA (OUTREACH, KROSCEK, & FINISHING DATA)

Penjangkauan Anak-Anak Terlantar di Lapu Merah Lebak Bulus bersan Neng Aeni & RR Zulia Ali

Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) memang berat dan membutuhkan kerja keras dan semangat ekstra untuk menemukan data yang valid dan menentukan anak yang berhak untuk mendapatkan dana bantuan PKSA demi terpenuhinya hak dasar anak. Outreach salah satu cara yang kami tempuh untuk terus menerus kroscek data dan sekaligus melakukan fungsi pendampingan bagi anak-anak kita yang masih beraktifitas di jalanan.

Dengan dilakukannya Outreach banyak hal-hal baru yang terus dinamis dan berkembang tentang kondisi objektif anak-anak dijalanan. Mulai dari perkembangan kondisi kesehatan mereka yang rata-rata kena penyakit pilek, sampai kondis keberadaan anak yang terus berubah-rubah, dan rangkap data yang masih terjadi disana sini. Sangat tidak tepat jika data awal dijadikan rujukan pelaksanaan program secara keseluruhan, melihat keberadaan anak yang terus berubah-rubah, dan lebih uniknya lagi tidak sedikit anak dan orangtua yang menolak mentah-mentah tawaran pembinaan dan pemebrdayaan yang kami tawarkan, termasuk bantuan berupa tabungan bagi mereka. yang bertujuan agar anak-anak kita tidak lagi beraktifitas dijalan secara total.

Tentunya kegiatan Outreach ini akan terus kami laksanakan untuk optimalisasi program yang kami laksanakan saat ini. (asr)

Selasa, 27 September 2011

PEDOMAN PTK PLK ANAK PESISIR/NELAYAN

Kawasan nelayan atau daerah pesisir seringkali menjadi masyarakat yang terisolir dalam bidang pendidikan dan kesejahteraannya. Padahal pada masyarakat pesisir atau anak nelayan tersimpan potensi alami yang luar biasa yang bisa di eskplor sedemikian rupa mejadi hal besar yang menakjubkan. Saat ini sudah mulai tumbuh lembaga-lembaga (PLK) yang peduli terhadap anak-anak nelayan utnuk memberikan pendidikan yang layak terhadap mereka. di Muara Anke misalnya ada lembaga Pendidikan Layanan Khusus (PLK) Cahaya Mutiara, di Madura, Bali, NTB, NTT, Sulawesi, Jambi dan di daerah lain juga mulai bermunculan pembinaan sejenis.

Namun demikian SDM yang ada selama ini masih jauh dari standarisasi pelaksanaan pendidikan, baik lembaganya atau bahkan tenaga pendidik/pengajarnya. hal ini akan berdampak pada hasil proses belajar mengajar yang tidak maksimal mengingat pendidikan untuk anak nelayan membutuhkan metode khusus sesuai dengan karakter yang dimiliki oleh anak pesisir atau anak kawasan nelayan. Metode pendidikan untuk anak pesisir akan berbeda dengan metode pengajaran anak daerah terpencil, suku terasing, anak diperbatasan, anak jalanan, anak pelacur/pelacur anak, daerah konflik, korban bencana alam, bencana sosial lainnya sesuai dengan kekhasan dan kekhususannya.

Oleh karena itu Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, bekerjasama dengan beberapa praktisi Pendidikan Layanan Khusus (PLK), profesional, merasa perlu untuk menyusun pedoman pelaksanaan pengajaran pendidikan dan tenaga kependidikannya. yaitu Penyusunan Draft Pedoman PTK PK-PLK di Kawasan Nelayan (Inpres 7) selama 3 (hari) mulai tanggal 9 s.d 11 September 2011 di Resort Prima Cipayung Girang, Megamendung, Bogor.

Semoga dengan terbitnya pedoman untuk pendidikan dan tenaga kependidikan ini mempermudah guru untuk memberikan pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak pesisir atau anak nelayan.