"Jika belum ketemu tentu sangatlah rindu, jangan bersedih hati terus sebut namanya sampai dia datang menghampiri"

Selasa, 11 Februari 2020

Belajar Islam Nusantara, Majelis Dakwah Negara (MDN) Malaysia Kunjungi PBNU

Sejken PBNU KH. Helmy Faishal Zaini, didampingi oleh KH. Agus Salim, Ketua Lembaga Dahwah PBNU menerima kunjungan dari Majelis Dakwah Negara (MDN) Malaysia
Majelis Dakwah Negara (MDN) Malaysia, berkunjung ke kantor PBNU disambut oleh Sekjen PBNU KH. Helmy Fashal Zaini di dampingi oleh Ketua Lembaga Dakwah PBBU KH. Agus Salim dan KH. Misbahul Munir, Direktur Aswaja Center LD-PBNU, Selasa (11/2/20).

Dalam kunjungannya kali ini Majelis Dakwah Negara (MDN) Malaysia menyampaikan rasa kagumnya terhadap Nahdlatul Ulama yang jumlahnya begitu banyak dan dapat mengorganisir secara baik. Bahkan, jumlahnya lebih dari separuh Negara Indonesia. Dan kebijakan NU pengaruhnya sangat besar bagi Negara Indonesia.

"Apa yang menyebabkan NU ko begitu mudah diterima di masyarakat," ujar Datuk Hafiz Muhammad Ramle, Ketua MDN.

Hafiz bin Mohamad Ramle, Pimpinan Rombongan Majelis Dakwah Negara (MDN) Malaysia menyampaikan terima kasih karena telah disambut dengan rasa penuh kekeluargaan. Selain itu Hafiz juga menyampaikan bahwa tujuan kunjungannya ke PBNU adalah untuk belajar dakwah, belajar Islam Nusantara kepada PBNU.

"Tujuan datang ke PBNU adalah untuk belajar cara-cara dakwah Nahdlatul Ulama untuk diterapkan di Malaysia". Ujarnya

Dalam pertemuan tersebut, Sekjen PBNU KH. Helmy Fashal Zaini mengatakan, Islam Nusantara bukan aliran baru, bukan madzhab baru, melainkan dakwah yang mengangkat kearifan lokal. Dakwah yang menjadikan budaya sebagai infrastruktur dalam beragama.

"Peci adalah budaya di nusantara, tapi kita pakai untuk ibadah, untuk sholat. Batik juga demikian, kita pakai untuk sarana ibadah. Di arab saudi timur tengah ya pakai gamis". Ujarnya bersemangat.

Semntara Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH. Agus Salim, menjelaskan kepada rombongan Majelis Dakwah Negara (MDN) Malaysia, bahwa Lembaga Dakwah PBNU Menjalankan kebijakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Mengkader dai, Menyalurkan dai ke pelosok negeri, daerah perbatasan, daerah terpencil, perkotaan dan luar negeri, baik Asia, Amerika, dan Eropa.

"Selain itu Lembaga Dakwah PBNU juga meyelenggarakan kegiatan event besar umat Islam, seperti Maulid Nabi, Isra' Mi'raj, Hari Raya, dan istighotsah". Abi Agus, menyampaikan.

Diakhir pertemuan Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, juga menyampaikan rencara akan digelarnya Muktamar Islam Nusantara yang akan di ikuti oleh ulama-ulama nusantara. (ASR)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar